Figur

Wakapolda Bali Hadiri Acara Peringatan Hari 118 Tahun Lahir Bung Karno

Polda Bali – Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha didampingi Direktur Binmas Polda Bali Kombes Pol. Komang Suartana S.H., S.I.K. dan Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan., S.I.K.,SH.,M.H. menghadiri acara peringatan 118 Tahun Hari Lahir Bung Karno sekaligus dalam rangka Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriah, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha Denpasar Kamis (6/6/2019).

Dalam sambutannya Gubernur Bali mengatakan bulan Juni punya arti penting bagi bangsa Indonesia. Selain hari Lahirnya Pancasila (1 Juni), juga kelahiran Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia.

Untuk menunjukkan rasa hormat dan bhakti kepada Bung Karno sebagai Bapak Bangsa, Pemerintah Provinsi Bali telah menyelenggarakan Bulan Bung Karno yang berisi rangkaian kegiatan selama sebulan.

“Nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno sangat relevan kita gunakan hingga saat ini. Ketuhanan yang berkebudayaan, persatuan, gotong royong dan bekerja keras adalah kunci kesejahteraan kita bersama,” ungkap Gubernur Bali I Wayan Koster

Tidak hanya itu, Gubernur Bali juga mengingatkan betapa pentingnya untuk melaksanakan ajaran-ajaran Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.

“Tentu saja penghormatan paling utama adalah dengan meneladani dan melaksanakan ide, pemikiran, gagasan, dan cita-cita Bung Karno untuk Indonesia Raya,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, pelaksanaan Bulan Bung Karno memiliki lima tujuan utama. Pertama, harus mengutamakan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Bali dalam berbangsa dan bernegara.

Kedua, meningkatkan pemahaman masyarakat Bali tentang sejarah, filosofi, dan nilai-nilai Pancasila. Ketiga, memperkukuh inklusi sosial di tengah kontestasi nilai (ideologi) dan kepentingan yang mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas.

Keempat, membangkitkan dan memelihara memori kolektif masyarakat Bali tentang ketokohan dan keteladanan Soekarno sebagai penggali Pancasila dan proklamator kemerdekaan Republik Indonesia. Kelima, memperkuat institusionalisasi nilai Pancasila sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Bali.

“Pada bulan Juni, ada tiga peristiwa historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia dan semuanya berhubungan dengan Bung Karno. Pada 1 Juni diperingati Hari Lahir Pancasila, 6 Juni diperingati hari lahir Bung Karno, dan pada 21 Juni hari wafatnya.” Tutupnya

Sumber: Humas Polda Bali

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Informasi Terpopuler

To Top