Recommended!

Dialog Interaktif “Pojok Literasi Karangasem”, Melihat Karangasem di Perpustakaan

Pembuatan Pojok Literasi Karangasem (PLK) menjadi pembahasan menarik dalam perbincangan dialog radio inetraktif di stasiun Radio SWIB FM Amlapura, Selasa (3/12/2019) siang.

 Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka) Karangasem, Drs. I Wayan Astika, MSi,  bersama stafnya, pustakawan, I Komang Pasek Antara menjadi narasumber dialog.

 Astika mengatakan, Perpustakaan Umum Kabupaten Karangasem akan merancang menyediakan layanan khusus koleksi konten Karangasem baik karya cetak/buku atau rekam.

 “Awal tahun 2020 mendatang, perpustakaan Karangasem akan mengajak bersinergi semua komponen komunitas maupun pribadi pegiat literasi Karangasem untuk mencari hasil-hasil karya potensi Karangasem yang tertuang dalam tulisan atau rekaman akan ditampilkan sebagai koleksi “Pojok Literasi Karangasem” untuk menambah refrensi, mengingat koleksi konten potensi Karangasem masih minim dimiliki Perpustakaan Umum Kabupaten Karangasem”, jelas Astika.

Ditambahkan mantan Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, potensi Karangasem dimaksud, seni budaya, sastra, historis, politik, ekonomi, pendidikan, geografis, alam lingkungan, obyek wisata,  profil seniman dan budayawan dan lainnya.

 “Karangasem sangat kaya akan potensi-potensi, cuma hasil literasinya belum terdata dan terkelompok menjadi satu. Nanti Perpustakaan Umum Karangasem melalui pojok literasinya akan dapat melihat Karangasem dalam bentuk tulisan atau rekam, “melihat Karangasem di perpustakaan”, jelas Astika.

Dikatakan Astika, pihaknya sudah banyak terima buku dari pegiat literasi dan masyarakat. Dia berharap masyarakat yang mempunyai buku lebih agar dapat menyumbangkan ke Perpustakaan Umum Karangasem.

Dialog interaktif yang diprakarsai Dinas Komunikasi dan Informatika Karangasem kerjasama dengan Radio SWIB FM Amlapura, dengan topik “Sinergitas Perpustakaan dengan Kominitas Literasi untuk Meningkatkan Budaya Literasi” dengan pemandu I Gede Budana.

Sementara Ketua Komunitas Literasi Karangasem (KLK), Dr. I Made Regeg, S.Pd, MSi. yang menjadi narasumber, mengatakan, keberadaan komunitas yang baru terbentuk, akan turut memberikan kontribusi terhadap pengembangan kegiatan perliterasian di Karangasem, mengingat anggota/pengurus komunitasnya banyak dari kalangan pegiat sastra dan budaya.

Menjawab pertanyaan pemirsa radio SWIB FM, Dodit dari Kubu, Karangasem, terkait keberadaan museum naskah lontar di Desa Penaban, Karangasem, Astika mengatakan, pihaknya sudah mengadakan kerjasama dengan museum saling bersinergi, karena di museum banyak aktiviats literasinya, juga ada konten literasi tentang Karangasem.

Dialog mendapat sambutan dari pendengar radio, diantaranya Dodit dari Kubu, Ayu dari Paye dan dua orang lagi tanpa menyebut identitas. (Komang Pasek Antara/Dispustaka Kab. Karangasem)

Sumber: karangasemkab.go.id

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Informasi Terpopuler

To Top