Recommended!

Bupati Suwirta Semangati Peserta Workshop Dengan Konsep “Pesaja”

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta diadulat menjadi Narasumber pada Workshop Sinergi Dalam Penguatan Program Pengendalian Rokok Untuk Mewujudkan Krama Bali Sehat yang diselenggarakan oleh Udayana Central di Prime Plaza Sanur, Denpasar, Rabu (12/2/2020) Pagi. Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta menyemangati para peserta dengan makna kata “Pesaja” yang artinya niat baik untuk mengajak masyarakat terbebas dari bahaya rokok, dengan menjalankan konsep Pesaja, agar masyarakat mempunyai niat yang baik untuk menjaga kesehatan dan menjaga udara tetap bersih.

Dihadapan peserta workshop, Bupati Suwirta memaparkan upaya-upaya yang dilakukan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan mengeluarkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Dengan adanya Perda ini juga tidak serta merta bisa mengajak masyarakat untuk tidak merokok, tetapi ada proses yang harus dilalui bagaimana masyarakat bisa menyadari akan bahaya rokok bagi kesehatan. “Perda ini sebagai upaya agar masyarakat terhindar dari bahayanya narkoba dan kesehatannya juga bisa selalu terjaga dengan baik,” ujar Bupati Suwirta.

Lebih lanjut, Bupati asal Nusa Ceningan ini menambahkan upaya yang juga telah dilakukan yakni membentuk Kader Gerakan Bersama Anti Rokok (Gebrak) yang menyasar sekaa teruna di desa-desa serta sosialisasi pembuatan perarem KTR di Desa Adat. “Kita yakini diri kita bahwa merokok itu bisa menyebabkan kesehatan menjadi terganggu, maka dari itu saya mengajak seluruh peserta workshop agar bersama-sama tanamkan pola hidup yang sehat serta menyadari bahayanya merokok,” ajaknya.
Selain itu, Bupati Suwirta mengajak generasi muda dan peserta seminar untuk menanamkan komitmen bahwa kesehatan itu penting. Menurut Bupati, niat baik dalam menjaga kesehatan bisa dipatuhi bersama-sama. Diakhir paparannya, Bupati Suwirta berharap para peserta bisa mengimplementasikan didaerah masing-masing setidaknya dimulai dari diri sendiri.

Sementara itu, Ketua Panitia I Made Kerta Duana menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan dari Pusat Penelitian Udayana Central. Kegiatan ini adalah salah satu kajian di Universitas Udayana yang konsen pada penyakit-penyakit tidak menular, pengendalian bahaya rokok dan kesehatan lainnya. “Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen kami dari Udayana Central yang konsen terhadap penyakit-penyakit tidak menular, pengendalian bahaya rokok yang dimulai sejak tahun 2009,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp.S, Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali, Satpol PP, Dinas Pendidikan, Bendesa Adat serta undangan terkait lainnya.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Klungkung

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Informasi Terpopuler

To Top